Alasan gw sedikit menulis tentang shoegaze, karena gw mencintai aliran musik ini, meski ada sedikit kalimat yang melihat dari narasumber lainnya,bukan berarti gw ga aktif dan produktif tapi merupakan penyajian informasi dan data serta menambah pengetahuan tentang musik ini,berguna buat gw dan berguna buat lo semua yang tertarik kepada musik ini!Kata yang belum familiar ini,kadang-kadang sering kita dengar! Apa itu shoegaze? Shoegaze dapat dikatakan sebagai 'style' atau
Tercetusnya nama shoegaze sendiri, awalnya hanyalah sebuah 'kecelakaan' dimana pada saat itu Andy Ross, founder dari Food Records yang menaungi band seperti Lush dan Moose saat itu mendeskripsikan ekspresi para member dari bandnya, yang dimana pada saat setiap kali perform, mereka sangat terkonsentrasi dengan efek pedal gitar mereka dan selalu menunduk ke arah bawah (ke arah pedal efek) pada saat perform. Akhirnya terciptalah term Shoegaze yang berarti 'menunduk ke sepatu'. Shoegaze kerap juga disebut sebagai 'ambient' atau 'dream pop', 'ethereal' juga 'blisspop'. Namun pengaruh goth pun cukup mempengaruhi shoegaze sebagaimana digambarkan dalam Cocteau Twins, Dead Can Dance, atau Everything But A Girl. Bahkan triphop pun cukup mempengaruhi shoegaze akibat gerakan Post Movement Shoegaze yang dimana ketika dedengkot-dedengkot pionir shoegaze hijrah ke post-rock dan triphop seperti Mono dan Portishead, Mark Gardener dan Loz Colbert dari Ride merilis album The Animalhouse, dan kemudian pecahan Slowdive menjadi alternative country dengan Mojave3nya. Kedengarannya rancu memang. Berkembangnya scene shoegaze pun menuju sampai titik dimana saat itu shoegaze disebut sebagai The Scene That Celebrates Itself pada awal 1990 yang menjadi term dalam menggambarkan scene shoegaze saat itu, antara London dan Thames Valley area. Bagaimana dengan nasib scene band shoegaze lokal sendiri? Band-band lokal yang mengusungaliran ini memang masih cenderung sedikit dan kurang familiar, apalagi dengan masih kurangnya informasi tentang shoegaze itu sendiri di sini. Namun seperti The Milo, Sugarstar, Tribute To Delight, Efek Rumah Kaca, Belladonna, RuangHampa dan beberapa band lokal shoegaze lainnya cukup menandai eksistensi Shoegaze di scene independen lokal. TheMILO Terbentuk pada tahun 1996, pada awalnya adalah sebuah band side projectnya Ajie gergaji. Yang pada saat itu masih aktif sebagai gitaris Cherry Bombshell, bersama-sama dengan
band yang beraliran shoegaze ini sangat enak didengar,lo seperti berada di tengah hutan belantara dan merasa diri lo damai dan bebas. Salah satu dari banyak hitnya the milo,Sianida membuat lo tenang,dan nikmat bgt!!
Selamat menikmati musik shoegaze,musik yang enak banget didengar, gw seneng banget sebagai penikmat musik shoegaze bisa jadi saksi lahir dan bangkitnya musik shoegaze di dunia musik Tanah Air yang sekarang didominasi band-band pendatang baru,dari major label!!!
gw bingung dasar penilaian apa seseorang menilai sebuah band bagus tanpa memiliki rasa musikalitas yang tinggi!!kenapa gw menulis seperti ini,karena gw liat band-band
Mari kita lestarikan musik




2 komentar:
hai angga oyee, keren juga fotonya. lagi dimana tu? eh..itu foto angga ya?kirain foto penunggu jalan,, hahaha,,,,,,,
Siplah.soalnya sering dengerin lagu the milo,my violaine morning,present for sally,manon meurt,hammock dll
Posting Komentar